Tapi Aku Tetap Ingin
Menulis Ini Untukmu
Dari sekian makna yang aku pikirkan
Menggali krikil yang menimbun perlahan dengan pasti
Aku yakin disini, ketika itu duduk di sampingmu
Kau adalah jatuh dan patah hati pertamaku
Kala kau duduk di sampingku, ku jatuh hati
Kala ku tau, kala itu hatimu untuk yang lain, aku mundur
Hingga kita kita sahabat
Dalam hening ku menikmati tiap detak jatung saat berada di
sekitarmu
Kau hampir selalu terlebih dahulu menyapaku
Tapi, sapaan itu lucu
Pisuhanmu pun bukan tabu lagi bagiku
Aku hanya ingin lebih lama di sampingmu
Waktu terasa berlalu begitu saja
Tanpa kau tau perasaanku padamu
Tanpa ku tau perasaanku padamu
Yogyakarta, 26 Agustus 2016